Kabar dari Bukit, Minggu 9 Februari 2025
Kabar dari Bukit
KESIA-SIAN DALAM HIDUP (1Koe. 15:1-11)
”Tetapi karena anugerah Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan anugerah yang diberikan-Nya kepadaku tidak sia-sia” (1Kor. 15:10a)
Raja Salomo berkuasa, kaya, mempunyai 1.000 istri dan selir, namun merasa hidupnya sia-sia, tidak memberi kebahagiaan sejati. Dalam kitab Pengkhotbah yang ditulisnya: "Kesia-siaan belaka..., kesia-siaan belaka, segala sesuatu adalah sia-sia.... Aku telah melihat segala perbuatan yang dilakukan orang di bawah matahari, tetapi lihatlah, segala sesuatu adalah kesia-siaan dan usaha menjaring angin" (Pkh. 1:2, 14). Apakah kita juga menjalani hidup yang sia-sia?
Firman Tuhan bagi kita di hari Minggu yang berbahagia ini adalah 1Kor. 15:1-11; nas tentang kebangkitan Kristus dan konsekuensinya bagi kita orang percaya. Kita tahu bahwa Yesus hidup-Nya singkat, mati kemudian bangkit, dan naik ke sorga (ay. 3-8). Lantas Roh Kudus dicurahkan sebagai Penolong, Penghibur, Pembaru, Pemimpin kita ke dalam kebenaran (Yoh. 16:13), dan sebagai meterai/jaminan (Ef. 1:13-14).
Roh Kudus memberi kita talenta, karunia rohani. Alkitab menjelaskan ada 18 karunia rohani berbagai ragam dengan tiga katagori kemampuan: melalui mulut/berbicara, membuat tanda-tanda kuasa Allah, dan melayani melalui tangan dan hati. Setiap orang tentunya tidak mendapatkan semua, namun pasti memiliki beberapa karunia tersebut; sebab Tuhan mengenal kita, memberi sesuai keunikan, kapasitas dan rencana-Nya. Rasul Paulus yang hidupnya penuh dosa, penganiaya Jemaat Allah, ternyata diselamatkan, diberi kasih karunia Allah dan ia membuatnya tidak sia-sia (ay. 9-10).
Jika kita melihat nas ini lebih dalam, maka kunci agar tidak menjalani hidup sia-sia adalah dengan pengenalan diri, seperti ditulikannya: “sebagaimana aku ada sekarang” (ay. 10). Ia mengenali dan menyadari dirinya, alasan keberadaannya (raison d'etre, reason for being). Kita juga perlu menyadari bahwa Allah memberi kita hidup, memberi talenta dan karunia rohani, tentunya Allah memiliki rencana dalam hidup kita.
Setelah pengenalan diri, kita juga perlu mengenal Injil dengan baik. “Oleh Injil itu kamu diselamatkan, asal kamu teguh berpegang padanya, seperti yang telah kuberitakan kepadamu --kecuali kalau kamu telah sia-sia saja menjadi percaya” (ay. 2). Ini senada dengan yang dituliskan, “Andai kata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu” (ay. 14).
Dalam menggunakan karunia rohani, tidak semua berjalan mulus, langsung berhasil dan berbuah bagus; kadang melalui jalan terjal dan kegagalan sebelum keberhasilan. Semua itu mestinya tetap diterima dengan rasa syukur, bukan kekecewaan, sebab kesempatan masih ada dan Allah akan menyempurnakan-Nya (Flp. 1:6). Namun iblis menggunakan cara jahat yang berasal dari Dewa Dis, menambahkan kata-kata dis di depan kata, seperti dissatisfaction (tidak puas dari satisfy = puas), disqualification (tidak mampu), disadvantage (tidak beruntung), disbelief, discourage dan sebagainya.
Rasul Paulus mewujudkan rasa syukurnya dengan bekerja lebih keras (ay. 10-11), agar kita percaya dan meneladani dirinya. Dengan pengenalan diri, sadar akan pemberian karunia rohani, dan pemahaman Injil Kristus, ini mendorong kita menjaga motivasi dan semangat ke tujuan hidup sesuai rencana-Nya. Mari kita periksa karunia yang diberikan Tuhan, pergunakan dengan baik dan bijaksana, agar hidup tidak sia-sia, sebab kita harus mempertanggungjawabkan pemakaiannya sesuai perumpamaan talenta yang diberikan Tuhan (Mat. 25:14-30). Bila mengabaikannya, pesan-Nya sangat jelas: “Tentang hamba yang tidak berguna itu, campakkanlah dia ke dalam kegelapan di luar. Di sanalah akan terdapat ratapan dan kertak gigi” (Mat. 25:30). Ampun...!
Tuhan Yesus memberkati, amin.
Pdt. (Em.) Ir. Ramles Manampang Silalahi, D.Min.
Berita Terbaru
Khotbah
-
Khotbah Minggu V Prapaskah 6 April 2025Khotbah Minggu V Prapaskah 6 April 2025 MEMBERI DENGAN TULUS...Read More...
-
Khotbah (2) Minggu V Prapaskah 6 April 2025Khotbah (2) Minggu V Prapaskah 6 April 2025 AKU MANUSIA BARU...Read More...
-
Khotbah (3) Minggu V Prapaskah 6 April 2025Khotbah (3) Minggu V Prapaskah 6 April 2025 PERKARA-PERKARA...Read More...
- 1
- 2
- 3
- 4
Renungan
-
Khotbah Utube Membalas Kebaikan Tuhan Bagian 1Membalas Kebaikan Tuhan Bagian 1 Khotbah di RPK https://www.youtube.com/watch?v=WDjALZ3h3Wg Radio...Read More...
-
Khotbah Tahun Baru 1 Januari 2015Khotbah Tahun Baru 1 Januari 2015 Badan Pengurus Sinode Gereja Kristen...Read More...
-
Khotbah Minggu 19 Oktober 2014Khotbah Minggu 19 Oktober 2014 Minggu XIX Setelah Pentakosta INJIL...Read More...
- 1
Pengunjung Online
We have 92 guests and no members online