Monday, May 04, 2026

Khotbah (3) Minggu VI Paskah 2026 – 10 Mei 2026

Khotbah Minggu VI Paskah 2026 – 10 Mei 2026 (Opsi 3)

 

 UJIAN MEMURNIKAN (Mzm. 66:8–20)

 

 "Marilah, dengarlah, hai kamu sekalian yang takut akan Allah, aku hendak menceritakan apa yang dilakukan-Nya terhadap diriku" (Mzm. 66:16)

 

Salam dalam kasih Kristus.

 

Setiap orang menjalani kehidupan dengan lika–likunya masing–masing. Ada yang merasa semuanya datar saja. Kalau kata orang Batak, madosdos. Ada pula yang merasakannya seperti pasang surut, naik turun seperti roller coaster; sampai jantung serasa mau copot. Namun hidup tetap melaju, yang telah berlalu menjadi bayangan serta kenangan.

 

Firman Tuhan bagi kita di hari Minggu ini adalah Mzm. 66:8–20. Nas ini terbagi dalam dua bagian: pertama, pergumulan hidup yang dialami (ay. 8–12); kedua, ucapan syukur kepada Tuhan atas pergumulan yang telah dilewati, dengan membawa korban persembahan dan bersaksi memuji Tuhan atas kasih setia-Nya, baik pada masa kini maupun masa lalu (ay. 13–20).

 

Pergumulan umat digambarkan seperti masuk ke dalam jaring, kemudian diberi beban di pinggang hingga serasa mau tenggelam. Tidak kalah menyakitkan, mereka juga dihina dan dilecehkan, digambarkan seolah orang–orang “melintasi kepala mereka” (ay. 11–12). Masuk ke dalam jaring adalah gambaran kejutan, seperti ikan yang tiba–tiba terseret jerat; penderitaan yang tidak disangka. Hidup memang kadang membawa kejutan yang tidak menyenangkan. Karena itu Richard W. Bowie dalam bukunya Light for the Nations mengatakan, alasan orang memerlukan Tuhan (Yesus) sesungguhnya jauh lebih besar daripada yang mereka sadari.

 

Cara pandang pemazmur yang melihat Tuhan sebagai Pribadi yang “mempertahankan jiwa mereka dalam hidup” patut kita teladani. Tuhan “tidak membiarkan kaki mereka goyah.” Mereka memandang dengan iman bahwa Tuhan sedang menguji untuk memurnikan, seperti memurnikan perak (ay. 9–10). Matthew Henry menafsirkan hal ini sebagai sikap syukur kepada Tuhan yang memberikan kesempatan untuk diuji, lalu berhasil menang dan bersukacita. “Bukan keberadaan, melainkan kebahagiaanlah yang patut disebut sebagai hidup,” tulisnya.

 

Oleh karena itu, ketika sebuah cobaan atau ujian datang, baik karena ulah sendiri (walau tak disengaja), maupun ulah orang lain yang tak terduga, jangan terburu–buru mengeluh. Tuhan memberi semua itu karena Ia ingin kita naik tingkat, lebih mengenal dan bergantung kepada-Nya. Allah tidak hanya baik ketika jalan hidup berjalan mulus dan sesuai keinginan; kadang Ia mengizinkan kesulitan agar kita naik kelas menjadi pribadi yang lebih baik. Respons terbaik kita adalah sesuai firman-Nya: bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan (Rm. 8:28; Flp. 4:13), dan, “mengucap syukurlah dalam segala hal” (1Tes. 5:18).

 

Studi dari Harvard Medical School menunjukkan bahwa hidup penuh syukur membawa kebahagiaan dari aspek psikologis, hubungan dengan sesama, dan kesehatan fisik. Ada pula yang menambahkan bahwa sikap bersyukur membuat kita semakin dekat kepada Tuhan, jauh dari kecemasan dan tekanan, lebih tangguh, meningkatkan harga diri, lebih diberkati, serta bertumbuh dalam kerendahan hati dan kerelaan berbagi.

 

Menariknya, mengapa ada orang yang sulit bersyukur? Studi lain dari Berkeley menunjukkan tiga faktor penyebab: genetik (bawaan orangtua), struktur dan aktivitas otak, yakni bagaimana otak memberikan respons selama ini, dan terakhir, adanya “pencuri rasa syukur” seperti iri hati, materialisme, narsisme, dan sinisme. Hal ini hanya dapat dibereskan melalui latihan dan pertolongan Roh Kudus.

 

Sebagaimana pemazmur, mari kita jalani hidup dengan bersyukur dan bersaksi: “Kepada-Nya aku telah berseru dengan mulutku, kini dengan lidahku aku menyanyikan pujian” (ay. 17). Kiranya kita menjadi umat yang imamat rajani, dan kelak tempat kita tersedia di surga, seperti nas paralel minggu ini.

 

Selamat hari Minggu dan selamat beribadah.

 

Tuhan Yesus memberkati, amin.

 

Pdt. (Em.) Ir. Ramles Manampang Silalahi, D.Min.

 

 

Khotbah

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4

Renungan

Pengunjung Online

We have 85 guests and no members online

Statistik Pengunjung

13819632
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Keseluruhan
1758
5018
6776
13781037
15119
154006
13819632

IP Anda: 216.73.216.174
2026-05-04 14:02

Login Form