Kabar dari Bukit, Minggu 27 September 2026
Kabar dari Bukit
BELAJAR DARI SEJARAH KEHIDUPAN
””Aku mau membuka mulut menyampaikan amsal, aku mau mengisahkan teka-teki dari zaman purbakala” (Mzm. 78:2)
Selamat pagi dan salam kasih.
Dalam buku biografi saya yang masih dalam tahap penyuntingan dan berjudul "Legasi dalam Kehidupan", saya jelaskan pentingnya kita mewariskan hal-hal baik kepada generasi penerus khususnya anak cucu. Warisan atau Legasi tidak hanya berupa harta yang malah mudah hilang lenyap, tetapi ada banyak hal lainnya, seperti iman, pemikiran dan buku, nilai-nilai, karir dan jabatan, prestasi, sejarah, karya monumen bahkan keturunan.
Firman Tuhan bagi kita yang berbahagia di hari Minggu ini adalah Mzm. 78:1-4, 12-16; nas yang berpesan pentingnya meneruskan kebaikan yang diterima oleh bangsa Israel dari Tuhan kepada anak-anak mereka turun temurun. Diingatkan bukan saja memasang dan menyendengkan telinga terhadap pengajaran-Nya, tetapi juga bersaksi dan puji-pujian kepada Tuhan atas karya perbuatan-perbuatan ajaib yang telah dilakukan-Nya (ay. 1-4).
Nas minggu ini penting bagi kita khususnya bagi anak cucu. Jalan menuju iman memang sudah diletakkan Tuhan ketika anak-anak kita lahir. Kita pun berjanji untuk membimbing mereka agar ikut percaya kepada Tuhan Yesus. Pada usia kisaran 3-9 tahun, seorang anak biasanya belajar melalui cerita, pengalaman konkret, teladan orang dewasa dan pengulangan. Setelah itu anak bertumbuh dan pada kisaran usia 10-17 tahun, ia mulai mengenal, mengerti dan mempertanyakan tentang Tuhan. Semua itu perlu dijawab dan salah satunya adalah dengan katekisasi Sidi hingga akhirnya dengan sadar menyatakan Pengakuan Iman Rasuli.
Pengakuan dan iman perlu terus ditumbuhkan. Mewariskan iman yang kokoh kuat kepada anak memang banyak metodenya, seperti:
• mengajar berdoa
• mengikutkan ke sekolah minggu
• mengajarkan ayat dan kisah dari Alkitab
• menyekolahkan anak di sekolah Kristen, dan lainnya.
Namun hal yang paling penting adalah keteladanan orangtua di hadapan anak-anak. Bisa saja kita orang tua memiliki kisah hidup yang hebat, seperti ikut dalam perjuangan, bersekolah tingi, berhasil dalam kehidupan dengan jabatan dan harta, bekerja keras siang malam dan pintar memilih pergaulan. Semua itu baik. Tetapi bagi pengajaran iman, perlu dijelaskan juga di mana Tuhan dalam kisah sukses tersebut? Oleh karenanya akan lebih bagus jika kita berkata: saya bekerja keras dan berusaha melakukan yang terbaik, tetapi Tuhanlah yang memberikan kekuatan dan bimbingan.
Sama seperti bangsa Israel, Tuhan campur tangan dalam perjalanan hidup mereka. Ketika dikejar Firaun, dibelah-Nya laut, dituntun-Nya mereka dengan awan pada waktu siang dan malam dengan terang api; ketika mereka kehausan dibuat-Nya aliran air keluar dari bukit batu, dan mengalir turun seperti sungai (ay. 13-16). Ini memperlihatkan bagi mereka dan kita yang mengasihi Tuhan, Ia bukan hanya Tuhan yang membuka jalan, Ia juga Tuhan yang menyertai perjalanan hidup.
Hidup tentunya tidak selamanya kisah keberhasilan. Bangsa Israel juga jatuh bangun. Mereka pernah durhaka dan memberontak, tidak setia, dan tidak berpegang pada perjanjian Allah dan enggan hidup menurut Taurat-Nya (ay. 8-10). Manusia memang bisa lupa sekalipun sudah mengalami pertolongan. Tetapi Tuhan telah membuktikan kesetiaan-Nya melalui sejarah umat Israel.
Tuhan itu penuh kasih dan kuasa. Dalam ketidakberhasilan pun, atau ketika kehidupan tidak selalu penuh berkat, iman kepada-Nya tetap diwariskan. Jangan kita biarkan anak cucu dan generasi muda hanya mengetahui bahwa kita percaya kepada Tuhan. Mari kita berikan kepada mereka apa yang telah Tuhan lakukan dalam hidup kita. Dan kita pun percaya, kesetiaan dan kasih-Nya akan tetap hidup pada anak-anak dan cucu kita.
Selamat beribadah dan bersekutu.
Tuhan Yesus memberkati. Amin.
Pdt. (Em.) Ramles Manampang Silalahi
Berita Terbaru
Khotbah
-
Khotbah Minggu XX Setelah Pentakosta – 11 Oktober 2026Khotbah Minggu XX Setelah Pentakosta – 11 Oktober 2026 DI...Read More...
-
Khotbah (2) Minggu XX Setelah Pentakosta – 11 Oktober 2026Khotbah Minggu XX Setelah Pentakosta – 11 Oktober 2026 (Opsi 2) TAHAN...Read More...
-
Khotbah (3) Minggu XX Setelah Pentakosta – 11 Oktober 2026Khotbah Minggu XX Setelah Pentakosta – 11 Oktober 2026 (Opsi 3) KERAJAAN...Read More...
- 1
- 2
- 3
- 4
Renungan
-
Khotbah Utube Membalas Kebaikan Tuhan Bagian 1Membalas Kebaikan Tuhan Bagian 1 Khotbah di RPK https://www.youtube.com/watch?v=WDjALZ3h3Wg Radio...Read More...
-
Khotbah Tahun Baru 1 Januari 2015Khotbah Tahun Baru 1 Januari 2015 Badan Pengurus Sinode Gereja Kristen...Read More...
-
Khotbah Minggu 19 Oktober 2014Khotbah Minggu 19 Oktober 2014 Minggu XIX Setelah Pentakosta INJIL...Read More...
- 1
Pengunjung Online
We have 74 guests and no members online
