Kabar dari Bukit, Minggu 21 Juni 2026
Kabar dari Bukit
MENJADI SATU DENGAN KEMATIAN KRISTUS (Rm. 6:1b-11)
”Sebab siapa yang telah mati, ia telah bebas dari dosa” (Rm. 6:7)
Selamat hari Minggu.
Saya (dan tentu banyak orang) menyukai lagu "Seperti yang Kau Ingini”, khususnya lirik refrainnya:
‘Ku telah mati dan tinggalkan cara hidupku yang lama; Semuanya sia-sia dan tak berarti lagi.
Firman Tuhan bagi kita di hari Minggu yang berbahagia ini adalah Rm. 6:1b-11. Judul perikopnya: Mati dan bangkit dengan Kristus. Pesannya nyambung dengan renungan Minggu lalu tentang perjuangan melawan sifat-sifat buruk kita yang masih muncul (bahkan favorit) yang tidak sesuai dengan firman Tuhan.
Kita orang Kristen jelas tidak boleh berpikiran, bebas saja dulu berbuat dosa, sebab Tuhan akan mengampuni. Nas pembuka minggu ini (ay. 1b) menegaskan dengan pertanyaan: “Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah anugerah itu?” Jawabannya: Sekali-kali tidak! Pengikut Kristus harus mejauhi dosa; Tuhan membencinya.
Tetapi kita masih hidup di dunia. Ya, Tuhan tahu. Alkitab juga mengatakan, "Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah" (Rm. 3:23). Hanya kita perlu sadar, sumber dosa selalu bermula dari diri kita. “Tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri" (Yak. 1:14a; bdk. Mrk. 7:21-23, datang dari hati). Itu bisa oleh keinginan daging/tubuh, atau tertarik gemerlap dunia memiliki harta dan kuasa dengan cara tidak benar. Kita tahu juga iblis adalah penggoda dan penyesat yang ingin agar kita terus dalam kubangan dosa.
Ketika kita mengaku percaya melalui baptisan atau sidi, sebenarnya kita telah dipersatukan dengan Tuhan Yesus sehingga tidak hidup lagi di dalam dosa. Ditegaskan, “Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus Yesus, telah dibaptis dalam kematian-Nya? Dengan demikian, kita telah dikuburkan bersama Dia melalui baptisan kematian-Nya” (ay. 3-4). Tujuan akhir semua ini adalah, “kita telah menjadi satu dengan apa yang serupa dengan kematian-Nya, kita juga akan menjadi satu dengan apa yang serupa dengan kebangkitan-Nya” (ay. 5).
Maka langkah tugas kita orang percaya adalah mencari dan menemukan perbuatan-perbuatan dosa yang masih terus ada dalam diri kita. Jangan menyepelekan apalagi mengabaikannya. Mungkin kita masih mudah berbohong, menipu, sombong, egois, memiliki hawa nafsu yang tidak terkendali, iri dan sakit hati, dan berpikir aman menjalani hidup tanpa Allah. Ini semua perlu diperiksa.
Kita perlu sadari sifat dosa dari keinginan tersebut terbentuk melalui proses yang panjang, dari faktor keluarga, lingkungan atau kurang menyukai firman, ditambah bawaan lahir natur kita yang disebut dosa asal. Tanpa kita sadari itu bisa menjadi kebiasaan, membentuk karakter, dan akhirnya kita dipebudak.
Hidup dalam kebiasaan dosa tertentu dapat diibaratkan bagaikan sebuah perahu bocor yang mengarungi kehidupan. Perahu bocor karena adanya natur berdosa. Dihantam lagi dengan gelombang ombak keinginan daging dan dunia, dan ini dimanfaatkan oleh iblis penyesat yang terus memperbesar kebocoran, akhirnya perahu tenggelam. Ini harus dihentikan, diperjuangkan dengan tekad, iman, latihan, jatuh bangun, cek/recek dan berani berkata: Tidak!
Tuhan Yesus mati membayar dosa kita dengan darah-Nya yang mahal, tiada noda dan cela. Bila kita mengaku dan percaya, maka manusia lama kita seharusnya telah turut disalibkan (ay. 6). Kita telah berubah status dan identitas. Maka janganlah mau diperhamba lagi, dan kuasa dosa menjadi tuannya. Sebagaimana ayat 10-11 mengingatkan, seperti lanjutan lagu di atas:
Hidup ini 'ku letakkan pada mezbah-Mu ya Tuhan; Jadilah padaku seperti yang Kau ingini.
Selamat beribadah dan bersekutu dengan sesama.
Tuhan Yesus memberkati. Amin.
Pdt. (Em.) Ir. Ramles Manampang Silalahi, D.Min.
Berita Terbaru
Khotbah
-
Khotbah Minggu VI Setelah Pentakosta - Minggu 5 Juli 2026Khotbah Minggu VI Setelah Pentakosta - Minggu 5 Juli 2026 PERJUANGAN...Read More...
-
Khotbah (2) Minggu VI Setelah Pentakosta - Minggu 5 Juli 2026Khotbah Minggu VI Setelah Pentakosta - Minggu 5 Juli 2026 – Opsi...Read More...
-
Khotbah (3) Minggu VI Setelah Pentakosta - Minggu 5 Juli 2026Khotbah Minggu VI Setelah Pentakosta - Minggu 5 Juli 2026 - Opsi...Read More...
- 1
- 2
- 3
- 4
Renungan
-
Khotbah Utube Membalas Kebaikan Tuhan Bagian 1Membalas Kebaikan Tuhan Bagian 1 Khotbah di RPK https://www.youtube.com/watch?v=WDjALZ3h3Wg Radio...Read More...
-
Khotbah Tahun Baru 1 Januari 2015Khotbah Tahun Baru 1 Januari 2015 Badan Pengurus Sinode Gereja Kristen...Read More...
-
Khotbah Minggu 19 Oktober 2014Khotbah Minggu 19 Oktober 2014 Minggu XIX Setelah Pentakosta INJIL...Read More...
- 1
Pengunjung Online
We have 25 guests and no members online
