Kabar dari Bukit, Minggu 25 Oktober 2026
Kabar dari Bukit
TIDAK MELIHAT SELURUH HASIL (Ul. 34:1-12)
”Berfirmanlah Tuhan kepadanya: “Inilah negeri yang Kujanjikan dengan sumpah kepada Abraham, Ishak dan Yakub; demikian: Kepada keturunanmulah akan Kuberikan negeri itu. Aku mengizinkan engkau melihatnya dengan matamu sendiri, tetapi engkau tidak akan menyeberang ke sana" (Ul. 34:4, TB2)
Selamat pagi dan salam kasih.
Sebagai manusia kita ingin melihat hasil pekerjaan hingga berhasil. Mungkin ingin merayakannya mengikuti kepuasan hati. Apalagi jika upaya dan perjalanan yang kita lalui menuju keberhasilan tersebut sangatlah panjang dan menyita energi. Misalnya, kita orang tua telah bekerja keras membesarkan anak, tetapi tidak sempat melihatnya mencapai keberhasilan. Apakah kita akan mengeluh dan kecewa?
Firman Tuhan bagi kita yang berbahagia di hari Minggu ini adalah Ul. 34:1-12. Ini kisah kematian Nabi Musa pada usia 120 tahun. Selama 40 tahun ia memimpin perjalanan bangsa Israel keluar dari Mesir. Ia tidak hanya berhasil memenangkan peperangan melawan musuh yang menghadang, tetapi juga menghadapi bebalnya umat yang sering mengeluh dan menduakan Tuhan.
Ketika mendekati Tanah Perjanjian Kanaan, usia Musa sudah 120 tahun, matanya belum kabur, kekuatannya belum hilang, Tuhan membawanya ke atas gunung Nebo, yakni ke atas puncak Pisga. Lalu Tuhan memperlihatkan kepadanya seluruh negeri Tanah Perjanjian yang begitu luas. Ia berfirman: “Aku mengizinkan engkau melihatnya dengan matamu sendiri, tetapi engkau tidak akan menyeberang ke sana” (ay. 1-4).
Waduh....hanya melihat? Sebagai manusia Musa pasti kecewa. Mungkin ia menyesali kesalahan yang diperbuatnya sehingga ia tidak diperkenankan ikut masuk. Alkitab mencatat Musa melakukan kesalahan, yakni di Meriba ketika ia tidak percaya akan perintah Tuhan (Bil. 20:1–13; Ul. 32:48–52). Demikian juga ketika ia melupakan peran Tuhan dalam peristiwa mukjizat dengan menonjolkan perannya dan Harun (Bil. 20:10).
Ada beberapa hal yang kita pelajari dari nas ini. Pertama, rencana Tuhan tidak bergantung pada seorang manusia; tidak terselami jalan-Nya (Rm. 11:33; Yes. 55:8-9). Kedua, sadarilah kita adalah alat dan saluran berkat Tuhan; berarti tidak selalu kita menikmati berkat itu sesuai penghapan kita. Ketiga, akhir hidup tidak berarti menghapus usaha dan nilai pelayanan serta persembahan yang kita berikan. Kita tahu, Musa naik ke sorga dan diperlihatkan kepada para murid Tuhan Yesus (Mat. 17:1-3; Luk. 9:30-31). Keempat, tempat pemakaman tidak memilki arti sorgawi. Alkitab menjelaskan tidak jelas kubur Musa (ay. 6). Namun statusnya sebagai hamba Tuhan merupakan legasi yang berharga di hadapan-Nya. Ada juga pandangan para ahli, jika saja tempat kubur Musa diketahui, maka itu akan menjadi potensi berhala bagi umat Israel yang memandang Musa sebagai nabi terbesar.
Dari nas ini ada teladan yang patut kita ikutin. Pertama, ketaatan itu sangat penting. Mungkin kita meragukan petunjuk Tuhan yang telah ditunjukkan melalui Alkitab dan/atau doa, maka tetaplah ikuti jalan-Nya meski itu tidak masuk akal pikiran manusia. Kedua, perkabungan merupakan hal manusiawi. Kehilangan berarti ada sesuatu yang kita butuhkan (baik langsung atau simbol), dan jika diambil maka wajar kita sedih. Tetapi ada batasnya, umat Yahudi sampai saat ini masih memegang masa 30 hari perkabungan. Ketiga, kita perlu mempersiapkan penerus yang baik. Musa mempersiapkan Yosua dan Caleb meski akhirnya Tuhan memilih Yosua dengan pertimbangan tantangan yang akan dihadapi ke depan (Ul. 3:28; Bil. 27:18-20). Terakhir, kita tidak harus melihat seluruh hasil akhir untuk tetap setia kepada Tuhan yang memegang seluruh perjalanan hidup. Itulah panggilan iman kita.
Selamat beribadah dan bersekutu.
Tuhan Yesus memberkati. Amin.
Berita Terbaru
Khotbah
-
Khotbah Minggu XXIV Setelah Pentakosta – 8 November 2026Khotbah Minggu XXIV Setelah Pentakosta –8 November 2026 Saat...Read More...
-
Khotbah (2) Minggu XXIV Setelah Pentakosta – 8 November 2026Khotbah Minggu XXIV Setelah Pentakosta –8 November 2026 (Opsi...Read More...
-
Khotbah (3) Minggu XXIV Setelah Pentakosta –8 November 2026Khotbah Minggu XXIV Setelah Pentakosta –8 November 2026 (Opsi...Read More...
- 1
- 2
- 3
- 4
Renungan
-
Khotbah Utube Membalas Kebaikan Tuhan Bagian 1Membalas Kebaikan Tuhan Bagian 1 Khotbah di RPK https://www.youtube.com/watch?v=WDjALZ3h3Wg Radio...Read More...
-
Khotbah Tahun Baru 1 Januari 2015Khotbah Tahun Baru 1 Januari 2015 Badan Pengurus Sinode Gereja Kristen...Read More...
-
Khotbah Minggu 19 Oktober 2014Khotbah Minggu 19 Oktober 2014 Minggu XIX Setelah Pentakosta INJIL...Read More...
- 1
Pengunjung Online
We have 146 guests and no members online
