Kabar dari Bukit, Minggu 26 Juli 2026
Kabar dari Bukit
SUKSES DAN GAGALNYA RAJA SALOMO
”Maka berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat, sebab siapakah yang sanggup menghakimi umat-Mu yang sangat besar ini?" (1Raj. 3:9)
Selamat pagi....
Kita bangsa Indonesia pernah memiliki presiden pertama dan kedua: Sukarno dan Suharto. Keduanya cukup lama memerintah. Presiden Sukarno berhasil membawa Indonesia merdeka dan membuat pondasi negara kesatuan hingga saat ini. Presiden Suharto berhasil membangun bangsa melalui model perencanaan pembangunan khususnya ekonomi. Sayangnya keberhasilan mereka berakhir dengan buruk. Kegagalan di akhir periode membuat nama kedua presiden kita tersebut menyimpan cela yang tidak sedikit.
Firman Tuhan bagi kita di hari Minggu yang berbahagia ini adalah 1Raj. 3:5-12. Nas ini bercerita tentang permohonan Salomo yang diangkat masih muda sebagai raja, menggantikan ayahnya Daud dengan wilayah kerajaan yang besar. Salomo bertemu dalam mimpi dengan Tuhan dan memintanya mengajukan permohonan yang akan dikabulkan (ay. 5).
Salomo sebagai raja yang muda menyampaikan kebaikan Allah yang besar kepada Daud ayahnya dan pemenuhan janji ia sebagai raja penerus. Ia juga dengan rendah hati menyatakan ketidaksiapannya menerima tugas dan tanggungjawab tersebut (ay. 6-7). Dengan rasa hormat Salomo pun meminta, "Demikianlah hamba-Mu ini berada di tengah-tengah umat-Mu yang Kaupilih, suatu umat yang besar, yang tidak terhitung dan tidak terkira banyaknya. Maka berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat, sebab siapakah yang sanggup menghakimi umat-Mu yang sangat besar ini?” (ay. 8-9). Tuhan mengabulkannya dengan berfirman: “Oleh karena engkau telah meminta hal yang demikian dan tidak meminta umur panjang atau kekayaan atau nyawa musuhmu, melainkan pengertian untuk memutuskan hukum, maka sesungguhnya Aku melakukan sesuai dengan permintaanmu itu, sesungguhnya Aku memberikan kepadamu hati yang penuh hikmat dan pengertian, sehingga sebelum engkau tidak ada seorang pun seperti engkau...." (ay. 11-12).
Dan memang di masa awal dan pertengahan pemerintahannya, Salomo bekerja dengan hikmat Allah. Kita tahu kisah dua perempuan sundal yang memperebutkan bayi. Salomo dengan bijak dapat mengambil keputusan yang tepat tentang ibu anak tersebut (3:....). Ia berhasil membangun Bait Suci selama 7 tahun, kemudian melanjutkan pembangunan istana megah selama 13 tahun. Pada masa awal hingga dua pertiga pemerintahannya, Salomo berada di puncak kejayaan, kekayaan, dan hikmat. Ia memiliki kuasa dan harta yang melimpah untuk meneruskan misi Allah kepada ayahnya Daud.
Sebenaranya telah ada ketetapan larangan bagi raja Israel, yakni jangan memelihara banyak kuda (ketergantungan kepada kekuatan militer), jangan mempunyai banyak istri (agar hati tidak menyimpang), jangan menyembah ilah lain, dan jangan mengumpulkan banyak emas dan perak untuk diri sendiri (Ul. 17:14-20).
Malapetaka mulai timbul di era terakhir kepemimpinannya, dimulai dari banyaknya istri dan selir berjumlah 1000. Sebagian istri dan selir ini datang dari bangsa yang tidak mengenal Allah dan masih hidup dengan dewa-dewa mereka sehingga kehidupan istana menjadi rancu. Demikian juga saat melakukan peperangan dengan bangsa....., Salomo lebih mengandalkan kekuatan militernya. .....
Salomo gagal membangun kelangsungan kerajaannya. Dimulai dengan pemberontakan anaknya yang melahirkan kerajaan baru dan akhirnya terpecah dua.
17:19 Itulah yang harus ada di sampingnya dan haruslah ia membacanya seumur hidupnya untuk belajar takut akan TUHAN, Allahnya, dengan berpegang pada segala isi hukum dan ketetapan ini untuk dilakukannya, 17:20 supaya jangan ia tinggi hati terhadap saudara-saudaranya, supaya jangan ia menyimpang dari perintah itu ke kanan atau ke kiri, agar lama ia memerintah, ia dan anak-anaknya di tengah-tengah orang Israel."
Selamat beribadah dan bersekutu dengan sesama.
Tuhan Yesus memberkati, amin.
Berita Terbaru
Khotbah
-
Khotbah Minggu XI Setelah Pentakosta - 9 Agustus 2026Khotbah Minggu XI Setelah Pentakosta - 9 Agustus 2026 BARANGSIAPA...Read More...
-
Khotbah (2) Minggu XI Setelah Pentakosta - 9 Agustus 2026Khotbah Minggu XI Setelah Pentakosta - 9 Agustus 2026 – Opsi 2 TUHAN,...Read More...
-
Khotbah (3) Minggu XI Setelah Pentakosta - 9 Agustus 2026Khotbah Minggu XI Setelah Pentakosta - 9 Agustus 2026 – Opsi 3 IRIHATI...Read More...
- 1
- 2
- 3
- 4
Renungan
-
Khotbah Utube Membalas Kebaikan Tuhan Bagian 1Membalas Kebaikan Tuhan Bagian 1 Khotbah di RPK https://www.youtube.com/watch?v=WDjALZ3h3Wg Radio...Read More...
-
Khotbah Tahun Baru 1 Januari 2015Khotbah Tahun Baru 1 Januari 2015 Badan Pengurus Sinode Gereja Kristen...Read More...
-
Khotbah Minggu 19 Oktober 2014Khotbah Minggu 19 Oktober 2014 Minggu XIX Setelah Pentakosta INJIL...Read More...
- 1
Pengunjung Online
We have 86 guests and no members online
